Bangkitnya AMD Dengan Teknologi Terbarunya

Sebuah teknologi bernama “Spider” telah diperkenalkan oleh AMD Indonesia. Apa dan bagaimana “Spider” tersebut? Simak hasil liputan berikut.

AMD (Advanced Micro Devices) merupakan salah satu pesaing berat dalam kompetisi persaingan prosesor masa kini. Kehadirannya selalu memberikan andil yang besar dalam perkembangan prosesor. Gaung serta namanya nyaris tidak terdengar karena pihak AMD terlalu lama menunda peluncuran prosesor terbaru mereka. Alhasil, nama besar mereka telah menjadi taruhan karena telat meluncurkan seri prosesor terbaru mereka yang diberi nama “Phenom”. Padahal, prosesor tersebut telah ditunggu oleh para penggemar dan penggila prosesor AMD. Dan, akhirnya pada 4 Desember 2007 lalu bertempat di Intercontinental Mid Plaza AMD merilis prosesor mereka yang sudah sangat ditunggu – tunggu itu.

Dilihat dari segi pemasaran, perkembangan AMD di Indonesia sudah banyak mengalami perubahan yang sungguh signifikan. “Permintaan akan produk prosesor AMD sepanjang tahun 2007 merupakan kejutan besar yang kami alami,” ujar Dommy Arnanta, AMD Country Manager untuk Indonesia. Pasalnya, permintaan akan prosesor AMD terus berkembang dengan baik selama tahun 2007. Beliau menambahkan bahwa pihak AMD masih mengharapkan adanya kejutan serta perkembangan pasar di tahun 2008. Setidaknya pada tahun 2007 lalu, AMD berhasil merangkul beberapa perusahaan besar, baik swasta maupun pemerintahan, dalam memasarkan produk mereka. Tentu hal tersebut merupakan angin segar bagi pihak AMD dalam mengembangkan produk prosesor mereka.

AMD Spider

Memperkenalkan sebuah platform baru di dunia, AMD meluncurkan kombinasi produk mereka yang diberi nama sandi “Spider”. Features ini merupakan penggabungan dari “Ali AMD Products” atau seluruh produk dari AMD yang digunakan pada satu buah platform. Sudah tentu produk yang dimaksud berupa komponen utama yang terdapat pada sebuah komputer, yakni Prosesor, VGA Card, dan Chipset pada motherboard yang digabungkan menjadi satu. Penggabungan ini merupakan revolusi yang dihasilkan AMD mengingat selama ini belum ada produsen komponen PC yang dapat menggabungkan produk mereka ke dalam sebuah tatanan PC berkinerja tinggi. Pada kali ini, AMD memper-
kenalkan gabungan produk mereka yaitu prosesor AMD phenom, chipset AMD790FX dan ATI HD3870 ke dalam sebuah platform baru yang mendukung kinerja sebuah CPU berteknologi spider.

Cross Fire X

Penggunaan VGA card sangat menentukan kinerja grafis sebuah PC. Kemampuan sebuah GPU atau Graphic Processing Unit yang tertanam pada sebuah VGA akan menentukan secepat apakah kinerja VGA card kita. Awalnya penggunaan sebuah VGA card pada satu sistem sudah dapat mengakomodir kebutuhan kemampuan grafis. Namun, seiring dengan perjalanan masa dan perkembangan software yang sangat menuntut, diciptakan-lah VGA card yang mampu mengadopsi dua buah card sekaligus dalam sebuah platform. Fungsinya untuk mendongkrak kinerja grafis sebuah PC. ATI pun ikut andil dalam pengembangan dua buah VGA card dalam satu platform yang diberi nama “Cross Fire Technology”. Pengembangan ini tidak berhenti di situ saja. Kebutuhan akan grafis yang tinggi serta kinerja yang baik menjadi tantangan dalam mengembangkan VGA card. Pengembangan terbaru dari ATI tidak hanya mengintegrasikan dua atau tiga buah VGA card sekaligus dalam sebuah platform tetapi ATI telah mampu mengintegrasikan empat buah VGA card dalam sebuah platform! Hal tersebut sungguh merupakan kemampuan yang spektakular. Teknologi tersebut diberi nama “Cross Fire X” yang merupakan pengembangan dari teknologi sebelumnya yakni “Cross Fire”. Cross Fire X memungkinkan kita menggunakan 8 buah monitor sekaligus dalam sebuah gameyangdimainkan. Bayangkan Anda berada dalam sebuah kokpit pesawat dan Anda hendak menerbangkan pesawat tersebut. Nuansa ini dapat direalisasikan oleh ATI dalam dukungannya pada game Flight Simulator. Pada game ini kita dapat menggunakan 8 buah monitor secara bersamaan. Tujuannya agar pandangan Anda dapat lebih luas melihat cockpit secara utuh.

Prosesor fenomenal

Pemberian nama Phenom pada prosesor ini disebabkan produk keluaran AMD ini bersifat fenomenal. Menggunakan empat buah core alias Ouad core, prosesor ini memiliki banyak sekali feature baru yang ditawarkan. Penggunaan soket yang berbeda dengan prosesor sebelumnya merupakan salah satu perubahan yang dilakukan AMD. Untuk prosesor phenom ini menggunakan soket AM2+ merupakan pilihan yang diintegrasikan oleh pihak AMD. Hal ini berbeda dengan soket sebelumnya yang menggunakan jenis AM2. Selain itu, penggunaan Hyper Transport 3.0 ikut membantu dalam meningkatkan kinerja sistem yang berbasis phenom. Terdapatnya L3 sebesar 2 MB shared L3 pada prosesor ini diharapkan mampu mendongkrak hasil kinerja sistem. Prosesor ini menggunakan 450 juta transistor. Kecepatan yang ditawarkan oleh prosesor ini diawali dari 2.2 Ghz dengan sistem bus sebesar 3600 Mhz. Akan tetapi pihak AMD masih menggunakan teknologi 65nm dalam memproduksi prosesor andal ini.

ATI 3800 Series

Awal bulan November 2007, ATI secara resmi meluncurkan VGA card terbarunya yang menggunakan chipset ATI HD 3800 Series. VGA card ini diklaim mampu memberikan dukungan penuh terhadap format directX terbaru, yakni DirectX 10.1. Beberapa perubahan feature pada directX 10.1 sudah dapat dijalankan dengan VGA card yang satu ini. Setidaknya tercatat dua buah varian awal yang diterbitkan oleh pihak ATI, yakni HD3870 dan HD3850. Kedua jenis tersebut sudah mendukung pula teknologi cross fire X yang mampu menjalankan empat buah VGA card dalam sebuah platform secara bersamaan.

Berbeda dengan VGA card ATI sebelumnya yang menggunakan teknologi produksi 80nm, perubahan teknologi produksi baru yakni 55 nm diperkenalkan oleh ATI dalam membuat GPU-nya. Namun sebaliknya, dengan teknologi produksi yang semakin kecil, pihak ATI justru menanamkan transistor dengan jumlah yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan HD2900XT. Bila pada HD2900XT jumlah transistor yang ditanamkan sebanyak 700 Juta transistor, pada seri HD3800 ini jumlah transistor yang ditanamkan hanya sebanyak 666 juta transistor.

ATI790FX

Chipset ini merupakan senjata pamungkas yang dimiliki AMD. Pasalnya penggunaan chipset ini telah mendukung teknologi multi GPU support. Artinya bila Anda menggunakan chipset ini maka pengintegrasian empat buah GPU atau empat buah VGA card yang sama dapat dihadirkan pada sistem yang dimiliki. Dengan demikian Anda akan dapat merasakan sebuah sistem yang dipersenjatai dengan GPU yang sangat melimpah, sehingga Anda tidak perlu khawatir lagi dengan kinerja grafis dari sistem yang digunakan.

Selain itu features lainnya seperti Hy-perTransport 3.0 dan gCI Express 2.0 sangat membantu mendongkrak kinerja yang diperoleh. Teknologi produksi 65nm merupakan pilihan dalam proses produksi. Ini berarti energi yang digunakan akan lebih efisien. Target pasar penggunaan chipset ini adalah para profesional dan overclockers. Akan tetapi para hardcore gamers dan pengguna teknologi HD pun dapat menggunakan chip-set ini. Dukungan terhadap quad core yakni phenom, juga menambah lengkapnya kemampuan chipset ini.

AMD Overdrive

Sebuah feature bsiru yang diperkenalkan oleh AMD memungkinkan Anda melakukan tuning terhadap sistem dengan mudah dan sederhana. Software ini memungkinkan para pengguna pemula melakukan overclock kecil-kecilan sehingga mereka tak perlu khawatir jika melakukan kesalahan yang berakibat rusaknya sistem. Bila Anda ingin meningkatkan kinerja sistem, tindakan yang perlu dilakukan hanya mengubah slider kinerja yang tersedia pada feature software ini. Sistem akan beranjak naik dengan otomatis. Tidak hanya bagi para pemula, pengontrolan penuh terhadap kinerja penuh tersedia bagi profesional. Tersedianya feature yang cukup detail pada software ini memungkinkan para pengguna mahir untuk dapat lebih memacu sistem serta kinerja hardware. Bila Anda ingin mengontrol panas serta tegangan yang terdapat di dalam sistem, maka utilitas status monitor tersedia bagi Anda. Pada utility ini, Anda dapat melihat tegangan input, kecepatan prosesor dan chipset, maupun panas yang terdapat di dalam sistem.