Pengujian McAfee untuk Memantau Spam

Melihat perkembangan spam yang begitu besar selama beberapa tahun belakangan ini, McAfee, perusahaan yang bergerak di bidang keamanan PC pada bulan April 2008 ini meluncurkan acara bernama Global SPAM (Spammed Persistently All Month).

Global SPAM akan memantau serangan spam
terhadap para pengguna PC. Sejumlah 50 sukarelawan dari beberapa negara siap menjadi peserta pengujian ini. Selama satu bulan penuh, mereka diharuskan menceritakan pengalaman mereka sehari-hari dengan spam pada sebuah blog khusus yang sudah disediakan McAfee (http://www.mcafee.com/spa-mexperiment).

McAfee Inc. telah meluncurkan percobaan publik 30 hari yang disebut, S.P.A.M (Spammed Persistentently All Month) di 10 negara di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran dan menyoroti peluang pasar bagi pengguna akhir dan mitra saluran di ruang keamanan online.

S.P.A.M. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan kelompok sampel yang terdiri dari 50 sukarelawan dengan rentang usia dan profesi di 10 negara, dengan masing-masing lima peserta, termasuk: Australia, Brasil, Prancis, Jerman, Italia, Meksiko, Belanda, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat.

Andrew Berkuta, penginjil keamanan senior di McAfee, mencatat bahwa setiap peserta diberikan laptop bersih yang bebas dari perlindungan spam bersama dengan alamat email. Para peserta, katanya, akan melakukan kegiatan sehari-hari mereka di komputer yang tidak terlindungi dan akan secara teratur membuat blog tentang pengalaman komputasi mereka.

“Setelah 30 hari,” kata Berkuta, “spam di laptop akan menyebabkan sejumlah besar pemicu yang menyebabkan efek yang merugikan. Kami ingin meningkatkan kesadaran bagi konsumen untuk menunjukkan kepada mereka apa yang terjadi jika sistem tidak dilindungi. ”

Setelah menyelesaikan percobaan, Berkuta mengatakan komputer kemudian akan dikirim ke peneliti McAfee yang akan menganalisis apa yang terjadi pada sistem laptop.

Meskipun tidak ada rencana konkret mengenai apakah hasil penelitian aktual akan tersedia untuk mitra saluran McAfee, Berkuta mengatakan bahwa ia tidak akan terkejut jika perusahaan menawarkan “otopsi hasil-hasil itu” ke saluran dalam bentuk whitepaper atau upaya informatif lainnya.

“Spam tidak hanya sekadar pengganggu. Spam merupakan tool yang digunakan penjahat-penjahat cyber untuk mencuri data-data bisnis dan pribadi Anda”, ujar Christopher Bolin, Chief technology Officer McAfee. Saat ini para penjahat cyber menggunakan spam untuk mengontrol jutaan komputer di dunia. Hasil dari pengujian ini nantinya akan dijadikan masukan bagi produk-produk MCAfee untuk menyelesaikan masalah spam. McAfee mengharapkan, dengan kegiatan ini para pengguna PC bisa lebih waspada terhadap e-mail spam yang mereka terima sehari-hari. Info: www.mcafee.org