SURVEI VIDEO GAME Sekitar 72% Rakyat AS Bermain Video Game

Terlepas dari gelombang anti game yang dilancarkan oleh politisi Amerika, survei membuktikan sekitar 72 persen rakyat Amerika bermain video game.

Survei yang dilakukan oleh perusahaan riset pasar bernama NPD Group (www.npd.com) menunjukkan kenaikan jumlah pemain video game di kalangan rakyat Amerika Serikat. Jumlah pemain tersebut meningkat pesat dibandingkan tahun 2006 yang memperlihatkan sekitar 64 persen dari keseluruhan populasi Amerika adalah pemain video game.

Enam puluh tujuh persen orang Amerika dengan total 211,2 juta orang usia 2 dan lebih tua bermain video game di setidaknya satu jenis perangkat, dengan lebih dari setengahnya bermain di berbagai jenis platform, menurut 2018 Gamer Segmentation Report, studi terbaru dari EEDAR, sebuah perusahaan Grup NPD.

Menurut laporan itu, mayoritas gamer (59 persen) bermain di perangkat seluler dan PC atau konsol, sementara 41 persen hanya bermain di satu platform. Perangkat seluler sejauh ini merupakan platform paling populer untuk bermain game, dengan 90 persen gamer bermain di smartphone, tablet, atau keduanya. Jika seorang gamer hanya bermain menggunakan satu jenis platform, kemungkinan besar itu adalah perangkat seluler, dengan 34 persen gamer bermain secara eksklusif di perangkat seluler.

Komputer pribadi adalah platform game terpopuler kedua, dengan 52 persen gamer bermain di laptop atau PC desktop. Konsol, platform game paling populer ketiga di AS, menarik 43 persen gamer, diikuti oleh sistem genggam dengan 9 persen.

“Selama beberapa tahun terakhir, gamer seluler telah menjadi segmen kunci bagi industri gim untuk ditargetkan dengan pengeluaran pemasaran karena ukuran dan keragaman pemirsa, serta jumlah waktu yang diinvestasikan dalam bermain game di platform ini,” kata Heather Nofziger, Kepala Riset Konsumen di EEDAR. “Sementara terus ada peluang untuk pertumbuhan dalam ponsel, potensi nyata untuk pertumbuhan terletak pada keterlibatan kelompok-kelompok lain yang semakin terlibat dalam permainan lintas platform yang mungkin tidak mereka pertimbangkan untuk digunakan untuk bermain game di masa lalu.”

Permainan membutuhkan sekitar 16 persen dari waktu luang mingguan gamer A.S., total rata-rata 12 jam per minggu. Gamer menghabiskan waktu dengan jumlah yang sama untuk video game seperti halnya mereka mengonsumsi konten hiburan bentuk lain setiap minggu. Beberapa aktivitas non-gaming top – berdasarkan pembagian waktu untuk peserta – termasuk browsing internet (18 persen waktu), mendengarkan musik (15 persen waktu), dan memeriksa / memposting ke media sosial (13 persen waktu).

Pada penelitian yang dilakukan oleh NPD Group dengan tajuk “Online Gaming 2008″terbukti pula bahwa setengah dari Keseluruhan pemain video game tersebut memainkan game secara online.

Pemain yang menggunakan PC berada di urutan pertama terbanyak dengan rasio 90 persen dari keseluruhan jumlah pemain. Sementara 19 persen menggunakan console dan tiga persen menggunakan ponsel. Perlu diingat bahwa terdapat pemain yang memiliki lebih dari satu alat untuk bermain, seperti memiliki PC dan console.

Jenis platform terbanyak yang digunakan untuk bermain secara online ketika berakhir pekan adalah XBOX 360, diikuti dengan PC dan PS3 berada pada urutan terakhir. Sedangkan 40 persen dari pemain game online di Amerika adalah anak berumur dua hingga 12 tahun dan 10 persen berusia 18 hingga 24 tahun.

Menurut analis NPD Group, Anita Frazier, pemain yang bermain secara offline (tanpa menggunakan koneksi Internet) masih memiliki rasio yang jauh lebih besar dibandingkan pemain game online. Oleh karena itu, pasar video game (baik offline maupun online) masih memiliki lahan belum tergarap yang sangat besar.

Info: www.npd.com